12.000 anak Indonesia adalah anak jalanan, itu data tahun 2017, ada jumlah 16 rubuan lebih adalagi jumlah 30 ribuan lebih anak jalanan.. berapa pastinya jumlah anak jalanan kita ?



Kini, anak jalanan semakin banyak terlihat di jalan jalan di Jakarta. Mereka selain mengenakan pakaian seadanya juga banyak yang mengekspose dirinya sebagai SIlver Men, Manusia Perunggu yang mengecat sekujur tubuhnya. Keberadaan mereka sebetulnya bisa dimanfaatkan untuk ikut mengkampanyekan Jaga Jarak, Mari Pakai Masker, guna memerangi Covid 19 melalui membangkitkan kesadaran masyarakat sekitar. 

Demikian antara lain kesimpulan yang disampaikan dalam dialog virtual tentang Anak Jalanan Di Tengah Pandemi. Dialog ini dibuka oleh Ketua Umum Badan Koordinasi Kesejahteraan Sosial DKI, Prof. Dr. Budihardjo, M.Si di Jakarta hari ini, 6 September 2020.

Pembicara dalam kegiatan ini  adalah Roostien Ilyas, pemerhati dan pembina senior untuk urusan Anak Jalanan.  Agusman, tokoh muda praktisi anak terlantar.  Muhammad Ridwan, anak jalanan berprestasi. Dr. Linda Poernomo, Direktur Sosial Politik Tiga Sekawan Footprint Research. 

Semakin banyaknya anak jalanan menghias sudut lampu merah kota Jakarta menurut mereka seiring dengan meningkatnya jumlah orang tua yang terkena phk. Anak-anak menjadi tak lagi dapat bergantung pada kemampuan ekonomi orangtuanya. Jalanan menjadi jalan keluar. Bahkan, yang terjun ke jalanan bukan hanya anak tetapi bisa satu keluarga, anak dan orang tua.

Keadaan ini bukan hanya memprihatinkan tetapi perlu dicarikan jalan keluar terbaik. Pemerintah menurut para pembicara mempunyai fasilitas yang kuat untuk membantu anak-anak jalanan ini, tinggal implementasinya yang lebih digalakan lagi. Sebab, mau tidak mau anak jalanan bagian dari generasi Indonesia di masa depan. Pahitnya tempaan jalanan dapat membuat anak jalanan menjadi SDM yang kompetitif dan berguna bagi bangsa dan negara. Semuanya dapat dicapai sepanjang kita bergotongroyong menangani ini, demikian kesimpulan para pembicara pada umumnya.










wqw



On Sale - Lagi Promo

ayo cepetan beli

selagi murah ...

kapan lagi

belajar bahasa jepang sambil bikin resep minuman terenak ...